"Sebuah Trauma Cerpen" adalah buah pena dari Pak guru Warjono, S.Pd.SD dan pernah diterbitkan di majalah krida tahun 1999 kini di postkan diblog SD untuk mengisi postingan Blog Sederhana milik SDN Harjasari 02 Kecamatan Suradadi Kab. Tegal
SEBUAH TRAUMA
Tidak seperti biasanya, sehabis jalan-jalan pagi, aku tidak mendapati segelas teh manis di atas meja. Aku lal membuka pintu kamar. Kulihat istriku masih memejamkan matanya di samping si kecil. Kupikir istriku hanya pura-putra tidur. Sebab sehabis shalat subuh biasanya ia langsung bekerja menyediakan keperluanku sebelum aku berangkat mengajar. Namun pagi ini adat istriku lain dari kebiasaannya. Tampaknya kemarahannya semalam belum juga hilang.
Aku lalu teringat percakapan semalam sebelum kami tidur. “Kang, ini kesempatan baik buat kita untuk menyegarkan pikiran, agar kita tidak jenuh dengan rutinitas yang suntuk. Banyak teman yang ikut plesiran ke Pantai Pangandaran. Yu Tini dengan Mas Slamet serta dua anaknya. Lalu … Mas Joko dengan Yu Harti serta ketiga anaknya juga ikut. Mereka kan keluarga guru. Kalau kita ikut kan makin ramai? Nah, kalau kita tidak ikut kali ini lalu kapan Kakang akan menyenangkan hati istrimu? Apa kakang tidak ingat, sejak kita menikah dua tahun yang lalu, kapan sih Kakang pernah mengajak aku plesiran? Belum pernah, kan?” kalimat-kalimat itu meluncur dengan derasnya dari mulut istriku. Nadanya menuntut dan menggugat.